Advetorial Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / DPRD Berau Minta Perencanaan Matang Program Pelestarian Sejarah Daerah

DPRD Berau Minta Perencanaan Matang Program Pelestarian Sejarah Daerah

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Fasra Wisono, menyatakan dukungannya terhadap rencana pengembangan program pelestarian sejarah daerah yang digagas oleh Ormas Rabba Rimpa Bahari.

Menurutnya, upaya mengenalkan jasa para pahlawan daerah melalui media film merupakan langkah positif yang perlu didorong. “Kami sependapat bahwa generasi muda harus mengenal jasa-jasa pahlawan daerah, salah satunya melalui media film atau dokumentasi sejarah,” ujarnya.

Fasra menilai, inisiatif tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas budaya dan sejarah lokal di tengah perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa dokumentasi sejarah dalam bentuk visual akan lebih mudah dipahami masyarakat luas, terutama generasi muda.

“Kalau dikemas dalam film, jangkauannya bisa lebih luas dan masyarakat akan lebih mudah memahami nilai perjuangan tokoh-tokoh daerah,” jelasnya.

Sepanjang Ramadan, Polres Berau Sita Ribuan Botol Miras dan Tindak Puluhan Kendaraan

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa program yang berkaitan dengan penggunaan anggaran harus disusun secara terencana dan akuntabel. Fasra menekankan pentingnya penyusunan proposal yang rinci agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat terpetakan dengan jelas.

“Karena ini menyangkut anggaran, tentu harus ada pertanggungjawaban. Maka saya menyarankan agar rencana tersebut dituangkan dalam proposal yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Menurutnya, proposal yang komprehensif akan meminimalisasi adanya kebutuhan yang terlewat serta menjadi dasar pertanggungjawaban pelaksanaan program. Hal ini juga penting untuk memastikan dukungan anggaran yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian sejarah daerah.

“Sering kali hal-hal kecil terlupakan jika tidak dituangkan dalam proposal. Padahal dokumen itu menjadi dasar perencanaan sekaligus evaluasi,” katanya.

Fasra berharap setiap dukungan yang diberikan nantinya dapat menghasilkan output yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Ia juga menilai penguatan pemahaman sejarah lokal merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan karakter generasi muda di Bumi Batiwakkal.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026, Berau Siap Amankan Idulfitri

“Kami berharap ada hasil nyata yang bisa dikembalikan kepada masyarakat, sehingga upaya pelestarian sejarah ini benar-benar memberi dampak positif dan berkelanjutan,” imbuh Dewan asal Partai Demokrat itu. (Advetorial/NH/Sof)