Advetorial Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Soroti Kekurangan Nakes, DPRD Berau Minta Pemerataan Segera Dilakukan

Soroti Kekurangan Nakes, DPRD Berau Minta Pemerataan Segera Dilakukan

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, menyoroti persoalan kekurangan tenaga kesehatan (nakes) yang berdampak langsung terhadap pelayanan di sejumlah fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas di wilayah Bumi Batiwakkal.

“Kondisi ini kami nilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah daerah agar tidak berlarut-larut dan semakin merugikan Masyarakat,” ungkap Subroto saat di wawancarai usai menghadiri kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di ruang Sangalaki, kantor Bupati jalan APT Pranoto, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa (7/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut tidak terlepas dari kebijakan yang berdampak pada berkurangnya tenaga kesehatan di lapangan. Akibatnya, banyak fasilitas kesehatan mengalami keterbatasan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat kota.

“Dengan adanya kebijakan tersebut, banyak puskesmas maupun rumah sakit (RS) yang kekurangan tenaga kesehatan. Ini tentu sangat berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat selaku pasien,” ujarnya.

Stunting, Air Bersih dan Posyandu Jadi Sorotan DPRD Berau

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara jumlah, sebenarnya tenaga kesehatan di Kota Sanggam imi sudah mencukupi. Namun, permasalahan utama terletak pada distribusi atau penempatan yang belum merata, sehingga menimbulkan ketimpangan antar wilayah pelayanan kesehatan.

“Permasalahannya bukan hanya jumlah, tetapi pemerataannya. Ada yang menumpuk di satu tempat, sementara di tempat lain justru kekurangan. Ini yang harus segera dievaluasi Pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis,” tegas Dewan asal Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Subroto pun menegaskan bahwa Pemerintah daerah perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penempatan tenaga kesehatan, termasuk melakukan pemetaan kebutuhan di setiap wilayah agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Kita harus benar-benar melihat mana wilayah yang kelebihan dan mana yang kekurangan nakes. Jangan sampai dibiarkan terus seperti ini, karena pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya. (ADV/NH/AZS)

 

DPRD Berau Soroti Pengawasan Wisata Pesisir, Usulkan Tim Penjaga Pantai