Advetorial Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Tarif Speed Boat Jalur Berau-Tarakan di Harapkan Sesuai Kemampuan Masyarakat

Tarif Speed Boat Jalur Berau-Tarakan di Harapkan Sesuai Kemampuan Masyarakat

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyampaikan harapannya agar harga tiket transportasi laut jalur Tanjung Redeb-Tanjung Batu-Tarakan milik Sadewa Group yang beroperasi sejak Maret 2026 lalu dapat menyesuaikan kemampuan ekonomi masyarakat.

“Hadirnya layanan speed boat Sadewa yang membuka rute Berau–Tarakan berpotensi menjadi opsi perjalanan baru yang lebih cepat dan efisien. Namun manfaat tersebut hanya dapat dirasakan masyarakat secara luas jika tarif yang ditetapkan tidak membebani,” ungkapnya baru baru ini saat dimintai tanggapan akan transportasi mode baru hadir di Bumi Batiwakkal tersebut.

Menurutnya, meskipun Sadewa Group awalnya diproyeksikan untuk mendukung mobilitas wisata, pergeseran program menuju rute Tarakan justru membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat umum. Bahkan beliau mengakui dirinya pun merasa terbantu dengan rute langsung menuju Tarakan tanpa perlu melalui perjalanan darat ke Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara yakni Bulungan terlebih dahulu.

“Namun, persoalan utama yang saya minta di perhatikan adalah aspek keterjangkauan harga. Jika tarif tiket terlalu tinggi, masyarakat justru cenderung memilih jalur alternatif menggunakan bus Damri menuju Bulungan, kemudian menyeberang ke Tarakan dengan biaya total sekitar seratus ribu rupiah lebih murah. Jadi, yang penting itu harganya harus terjangkau untuk masyarakat kita. Kalau terlalu mahal, masyarakat pasti akan menghitung. Mereka bisa memilih lewat jalur darat dulu, naik bus ke Bulungan, baru menyeberang lagi. Itu lebih murah” ujar Dedy.

Beli juga menambahkan, Pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan armada bus yang menghubungkan rute darat menuju pelabuhan terdekat. Karena itu menurutnya, operator speed boat dan pemerintah harus memastikan keseimbangan agar tidak terjadi persaingan tarif yang merugikan masyarakat. Dirinya juga menilai bahwa masuknya Sadewa ke Berau memberi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan konektivitas antarwilayah. Rute yang menghubungkan Tarakan–Tanjung Redeb hingga Tanjung Batu ini dinilainya dapat mendukung pergerakan wisatawan dan kegiatan ekonomi lainnya.

Berikan Rasa Aman Bagi Masyarakat di Perbatasan Berau-Kutim, DPRD Usulkan Pembentukan Pos Gabungan

“Program seperti ini sangat baik. Selain mendukung mobilitas masyarakat, juga mendukung pariwisata kita. Tapi tetap, kuncinya di harga. Jangan terlalu mahal kalau mau benar-benar membantu Masyarakat,” tegasnya.

Dengan dorongan dari DPRD, Dewan asal Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut berharap operator Sadewa Group dan pemangku kepentingan terkait dapat mempertimbangkan formulasi harga yang ideal—tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga sejalan dengan daya beli masyarakat di tengah ekonomi tidak baik baik saja di wilayah Kabupaten Berau. (ADV/NHT/BIN)