TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak masyarakat menjaga keamanan dan persatuan memaknai milad Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke 216 tahun.
“Saya mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang berpotensi memicu perpecahan. Mari kita redam setiap persoalan yang muncul di daerah. Lalu penyelesainnya, sebaiknya melalui komunikasi terbuka sehingga perbedaan kepentingan tidak berkembang menjadi konflik,” ungkap Petinggi di Berau itu.
Beliau menegaskan, masyarakat yang memiliki keluhan atau aspirasi tidak perlu ragu menyampaikannya secara langsung kepada pemerintah daerah. Dirinya membuka ruang audiensi di kantor kepala daerah sebagai jalur penyampaian aspirasi yang dinilai lebih aman dan konstruktif.
“Kalau ada yang ingin menyampaikan aspirasi, silakan datang dan kita bicarakan bersama. Saya terbuka untuk menerima masyarakat,” ujarnya saat di mintai tanggapan di kantor Bupati Jl APT Pranoto, Tanjung Redeb, Selasa (15/9/2026).
Sri Juniarsih menambahkan, pemerintah daerah tidak melarang penyampaian aspirasi, tetapi mengingatkan agar proses tersebut tetap berlangsung tertib dan tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk memancing situasi yang tidak diinginkan.
“Besar harapan saya, momentum hari jadi seharusnya menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, bukan justru diwarnai ketegangan. Kembali saya tekankan, harap seluruh elemen daerah dapat menahan diri dan mengutamakan kepentingan Bersama ditengah kondisi seperti sekarang ini,” papar beliau.
Masih Bupati, dirinya juga menyinggung keberagaman identitas budaya yang ada di Berau sebagai bagian dari pentingnya menjaga persatuan. Sebagai kepala daerah, ia berharap perbedaan tidak dijadikan alasan untuk saling berhadapan. Pemerintah, menurutnya, siap menerima kritik dan aspirasi masyarakat sepanjang disampaikan melalui cara yang damai.
“Mari kita jaga kebersamaan telah terbangun selama ini. Jangan sampai perbedaan atau persoalan tertentu membuat kita saling berhadapan dan akhirnya merugikan masyarakat sendiri,” pungkas Petinggi di Bumi Batiwakkal itu. (NH/Bintang)
