Inspirasi
Beranda / Inspirasi / Langit Berau Makin Kusam, Ribuan Masker Dibagikan Gratis untuk Warga

Langit Berau Makin Kusam, Ribuan Masker Dibagikan Gratis untuk Warga

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Ancaman kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengintai Kabupaten Berau. Memasuki pertengahan September 2026, partikel asap tampak kian tebal menyelimuti ruang udara. Kondisi yang sempat membaik dalam beberapa hari terakhir kini kembali memburuk, hingga menyelimuti jarak pandang dan mengancam kesehatan pernapasan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Merespons memburuknya kualitas udara tersebut, aksi tanggap digelar oleh Forum Peduli Berau pada Jumat (18/9/2026). Puluhan relawan turun ke jalanan kota untuk membagikan sekitar 2.500 masker secara cuma-cuma kepada pengendara dan pejalan kaki. Posko pembagian difokuskan di titik-titik ramai lalu lintas, mulai dari persimpangan Jalan Haji Isa I, Jalan Haji Isa II, hingga kawasan Jalan APT Pranoto.

Aksi kemanusiaan ini lahir dari keresahan bersama melihat kepulan asap karhutla yang semakin pekat. Seluruh logistik masker yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi dari berbagai pihak dan elemen masyarakat yang peduli terhadap situasi kesehatan di Berau.

Ketua Forum Peduli Berau, Juhriansyah, menegaskan bahwa pembagian masker ini bukan sekadar aksi bagi-bagi barang gratis, melainkan sinyal pengingat bagi warga agar tidak mengabaikan bahaya asap.

“Langkah yang kami ambil hari ini memang sederhana, tetapi kami ingin memastikan warga memiliki perlindungan diri saat harus beraktivitas di luar. Situasi udara saat ini sudah pada tahap yang membutuhkan perhatian dan kesadaran kita bersama,” ungkap Juhriansyah di sela-sela kegiatan.

Puncak Peringatan HUT Berau, Bupati Tekankan Program Prioritas Tetap Dikebut di Tengah Keterbatasan Anggaran

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang telah menyisihkan bantuan hingga ribuan masker tersebut dapat menyasar langsung para pengguna jalan.

“Seluruh masker ini terkumpul berkat kepedulian banyak pihak yang prihatin dengan kondisi Berau. Kami menyalurkannya secara langsung kepada masyarakat di jalan, khususnya mereka yang tidak punya pilihan selain tetap bekerja dan beraktivitas di luar ruangan,” tambahnya.

Mengingat fluktuasi ketebalan asap yang masih sulit diprediksi, Juhriansyah mewanti-wanti masyarakat agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan mengurangi mobilitas yang tidak mendesak.

“Kami sangat berharap masyarakat tidak menganggap remeh kabut asap ini seolah-olah fenomena biasa. Jika memang terpaksa keluar rumah, selalu gunakan masker dan batasi kegiatan di luar ruangan sampai kualitas udara benar-benar pulih,” tegasnya. (Azs/*)

Diskominfo Dorong Wartawan Perkuat Kompetensi dan Utamakan Keselamatan