Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Akses Internet Menjadi Kebutuhan Dasar, Makanya DPRD Minta Pengelolaan WiFi Grati Tidak Setengah-setengah.

Akses Internet Menjadi Kebutuhan Dasar, Makanya DPRD Minta Pengelolaan WiFi Grati Tidak Setengah-setengah.

TANJUNGE REDEB, Swaraberau.com – Dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, apakah yang berdomisili di perkotaan maupun di perkampungan, kebutuhan akan akses internet yang lancar menjadi tuntutan. Karena, dalam menunjang berbagai aktifitas warga dimanapun berada akan sangat berperan keberadaan jaringan yang mulus.

Menangkap kebutuhan masyarakat yang ada, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memaksimalkan peranan WiFi gratis telah di realisasikan beberapa tahun belakangan ini.

“Harap kelola secara professional jaringan telah di sebar. Agar program tersebut benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mengapa kami tekankan hal WiFi gratis tersebut, karena bagian dari layanan publik yang bertujuan mempermudah akses informasi berbagai bidang di kehidupan masyarakat, terutama dalam menunjang sektor pendidikan,” ungkap Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sakirman.

Oleh sebab itu, ia meminta pengelolaan WiFi gratis tidak boleh setengah-setengah. Rutin lakukan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan telah terpasang dari berbagai aspek. Terutama teknis konektivitas, pemeliharaan perangkat, hingga pengawasan penggunaan. Fasilitas telah disiapkan, supaya bermanfaat dalam jangka waktu panjang, sudah seharusnya di pelihara dengan baik.

Jangan Hanya Formalitas, Musrenbang Harus Menjadi Tolok Ukur Perencanaan Pembangunan Daerah

“Jadi, kami dari Wakil Rakyat berharap program WiFi gratis tidak hanya berorientasi pada pemasangan fasilitas semata, tetapi juga memastikan keberlanjutan layanan. Karena itu, Diskominfo harus memastikan anggaran pemeliharaan dan pengelolaan benar-benar dialokasikan secara tepat. Karena daerah kita lagi efisiensi anggaran, perlu dapat prioritas bukan menambah titip pemasangan WiFi gratisnya, tetapi alokasi untuk pemeliharaan,” pungkas Sakirman. (Advetorial/NH)