Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Bupati Dorong Percepatan Serapan Anggaran, Jawab Tantangan Menkeu

Bupati Dorong Percepatan Serapan Anggaran, Jawab Tantangan Menkeu

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan pentingnya percepatan serapan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mendukung efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara di halaman Kantor Bupati Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Rabu (15/10/2025).

Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah daerah telah memberikan imbauan kepada seluruh dinas agar segera melakukan serapan anggaran, mengingat Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa telah memberikan tantangan kepada daerah untuk mempercepat pelaksanaan program kerja.

“Jadi untuk menjawab tantangan Menkeu, saya minta kita Bersama sama saling bergandengan tangan berjuang. Siapa tahu dengan percepatan itu, Menkeu mungkin akan mempertimbangkan membantu Bumi Batiwakkal dalam keterbatasan anggaran saat ini,” ungkap Petinggi di Kota Sanggam tersebut.

Lanjut Bupati, sebab percepatan serapan anggaran akan menjadi salah satu tolok ukur kinerja bagi OPD. Bahkan beliau menyebutkan kemungkinan pemberian reward bagi instansi yang mampu menyerap anggaran dengan cepat dan efektif.

“Yang lebih cepat dalam serapan anggaran bisa jadi akan mendapatkan reward. Saya selalu mengingatkan agar tiga sampai empat bulan terakhir ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambah Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal itu.

Peluang Menjadi Anggota Legislatif Terbuka, Karena Jumlah Penduduk Berau Meningkat, Kursi Di DPRD Bisa 35

Selain itu, Sri Juniarsih juga menyinggung kemungkinan adanya penyesuaian dalam jumlah anggaran daerah sesuai dengan kemampuan keuangan pemerintah. “Apakah anggaran akan dikurangi atau ditambah, tentu sesuai dengan kemampuan daerah,” jelasnya.

Melalui kebijakan ini, Bupati berharap setiap OPD dapat bekerja lebih optimal dan bertanggung jawab dalam menjalankan program-program pembangunan yang telah direncanakan. “Kita harus bergerak cepat dan hati-hati, karena setiap langkah membutuhkan kompetensi di bidangnya masing-masing,” tutupnya. (NH/BIN)