Ekonomi Infrastruktur Inspirasi
Beranda / Inspirasi / Keseriusan Pemkab Berau Dorong Kemajuan UMKM, Setiap Kecamatan Bakal Gelar Expo Mini Secara Bergilir

Keseriusan Pemkab Berau Dorong Kemajuan UMKM, Setiap Kecamatan Bakal Gelar Expo Mini Secara Bergilir

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau meningkatkan pendapatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal tidak diragukan lagi, hal ini dapat dibuktikan beberapa bulan terakhir masing – masing kecamatan menggelar Expo Mini tingkat kecamatan secara bergiliran.

Kali ini giliran Kecamatan Tanjung Redeb ibukota Kabupatren Berau mengelar Expo UMKM, masing – masing kelurahan menyuguhkan berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, kain batik hingga aksesoris hasil kerajinan tangan.

Selain mempromosikan produk-produk (UMKM), juga Usaha Peningkatan Pendapatan Kelualga (UP2K) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sekecamatan Tanjung Redeb. Dalam kesempatan tersebut Sri Juniarsih menyampaikan kegiatan Expo UMKM tersebut merupakan wadah promosi UMKM sekaligus menghadirkan hiburan untuk kegembiraan masyarakat, yang juga dirangkaikan dengan berbagai lomba.

“Oleh sebab itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Tanjung Redeb untuk meramaikan expo UMKM ini, mari kita berbelanja dan bangga dengan produk asli daerah, bukan produk luar daerah” ajak Sri Juniarsih.

Sebab itu pihaknya berpesan kepada Camat dan segenap jajaran Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb, untuk terus berbenah. Karena Tanjung Redeb merupakan perwujudan wajah dari Kabupaten Berau. Sehingganya penting untuk diperhatikan kebersihan, kerapian, dan suasana yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Bumi Batiwakkal.

Penyaluran Baznas Tepat Sasaran, Diharapkan Mampu Tekan Stunting

Harapan Sri Juniarsih, Kota Tanjung Redeb dapat menunjukkan citra positif sebagai wilayah perkotaan yang saat ini semakin maju. Enam kelurahan yang ada, juga diharapkan dapat terus mengembangkan potensinya masing-masing, sebagaimana yang dilakukan di kampung-kampung.

Sri Juniarsih pun yakin, meski berada di perkotaan, enam kelurahan yang ada memiliki keunggulan yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat, diantaranya industri kerajinan batik, produk olahan rumah tangga, dan sebagainya.

Ditegaskannya, keberadaan di perkotaan dapat menjadi peluang untuk memudahkan pelaksanaan agenda pembangunan, mulai dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan. “Oleh sebab itu saya mendorong untuk terus mengaktifkan lembaga kemasyarakatan, seperti posyandu, dasawisma, karang taruna, siskamling serta kegiatan lainnya,” pungkasnya. (NH/Diskominfo)

 

Mengacu PKPU Nomor 3/2025, Suara Imbang PAW DPRD, KPU Berau Tegaskan Perempuan Diprioritaskan