TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan merupakan pintu gerbang menuju beberapa objek wisata andalan di Kabupaten Berau. Kemudian Tanjung Batu juga merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang menyuguhkan Mangrove dan kuliner berbagai hasil laut. Namun sayang, kampung itu masih memerlukan sentuhan hangat dari berbagai sektor.

Sebagaimana penjelasan Anggota DPRD Bumi Batiwakkal, Liliansyah, mengatakan bahwa kalau mengacu pada hasil reses baru baru saja dirinya Jalani, ternyata warga Tanjung Batu sangat memerlukan perhatian dalam hal perbaikan jalan gang, penguatan UMKM, rehabilitasi dermaga tertua di RT 01, hingga pengawasan ketat terhadap penggunaan bom ikan di laut. “Apa saja yang menjadi aspirasi mendesak warga, sebagai Wakil Rakyat asal kampung itu kami siap kawal,” ungkapnya.
Tambah Liliansyah, persoalan jalan gang menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas harian warga. “Perbaikan jalan gang ini sangat mendesak, sebab akses lingkungan yang baik akan menunjang mobilitas warga dan kelancaran aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Terkait sektor ekonomi, warga juga berharap adanya perhatian serius terhadap pelaku UMKM di wilayah pesisir. Menurutnya, penguatan UMKM sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan. “UMKM harus kita dorong melalui pelatihan, permodalan, dan pemasaran agar mampu berkembang dan menjadi sumber penghasilan utama warga. Kami juga berkomitmen memperjuangkan program pemberdayaan UMKM agar ekonomi masyarakat semakin kuat dan mandiri,” jelasnya lagi.
Selain itu, untuk kondisi dermaga tertua di RT 01 Tanjung Batu juga menjadi perhatian khusus karena menjadi akses vital transportasi laut warga. “Dermaga ini merupakan urat nadi aktivitas masyarakat, sehingga perbaikannya harus segera direalisasikan,” tegasnya. Liliansyah juga menyoroti praktik penggunaan bom ikan yang dinilai merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan. “Pengawasan terhadap bom ikan harus diperketat demi menjaga kelestarian laut dan masa depan nelayan,” katanya juga.
Diluar sektor telah dirinya paparkan, sedikit dirinya juga menyampaikan bahwa saat reses masyarakat Tanjung Batu juga meminta support di bidang pelayanan dasar, yakni masyarakat mengusulkan penambahan tenaga dokter dan personel pemadam kebakaran. Liliansyah menilai kebutuhan tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan keselamatan di wilayah kepulauan. “Penambahan tenaga dokter dan damkar sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan optimal,” ungkapnya.
Pada prinsipnya, Dewan dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu akan berupaya mengkawal berbagai aspirasi warga, khususnya yang terjaring saat dirinya turun ke lapangan dalam kegiatan reses. “Jadi, untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat Kampung Tanjung Batu saya akan kawal di tingkat legislatif. Intinya, semua aspirasi mencuat dalam reses saya yang sifatnya urgen akan di perjuangkan dengan mengkomunikasikan ke Pemerintah daerah,” ujar Ketua Komisi III DPRD Berau itu sekaligus mengakhiri obrolan. (Advetorial/NH/Sof)
