TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Bupati Berau, Sri Juniarsih, secara resmi mengambil sumpah dan melantik empat kepala kampung hasil Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk masa jabatan 2019-2027 dan 2021-2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Mufakat, Selasa (9/6/2026).
Empat kepala kampung yang dikukuhkan tersebut adalah Kepala Kampung Bidukbiduk, Mudassir T; Kepala Kampung Suaran, Sopiyadi; Kepala Kampung Tasuk, Jaja Miharja; serta Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muchlistriyadi. Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di masing-masing kampung hasil proses demokrasi yang telah dilaksanakan.
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa penetapan dan pelantikan para kepala kampung telah melalui tahapan serta pertimbangan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia berharap kehadiran pemimpin baru dapat membawa semangat baru dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga amanah yang diberikan masyarakat ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kemajuan kampung serta kesejahteraan warga,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya proses PAW hingga berjalan lancar. Menurutnya, terpilihnya para kepala kampung merupakan hasil pilihan masyarakat yang harus dihormati dan dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Selamat kepada para kepala kampung yang telah dipercaya masyarakat melalui proses demokrasi. Ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik di wilayah masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, Sri Juniarsih meminta para kepala kampung yang baru dilantik agar segera menjalin koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan perangkat kampung serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi yang baik dinilai penting untuk mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan dan pelayanan publik.
“Bangun komunikasi yang harmonis dengan perangkat kampung dan seluruh unsur masyarakat. Dengan kebersamaan, program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan agar seluruh kepala kampung menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Ia juga mengimbau agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran dilakukan sesuai aturan sehingga terhindar dari persoalan hukum.
“Saya percaya saudara-saudara dapat melaksanakan amanah ini secara profesional. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan selalu berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (Azs/*)
