TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Mimpi seluruh masyarakat Kabupaten Berau, khususnya yang berdomisili di perkampungan bisa menikmati penerangan dari PLN bakal terjawab tahun 2027 mendatang. Melalui program PLN yang akan merealisasikan pembangunan jaringan listrik sebanyak 30 titik yang tersebar di 15 kampung tahun ini, bukti bahwa perkampungan di Bumi Batiwakkal Bersiap bebas dari zona gelap.
Menurut Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, percepatan pemerataan akses listrik hingga ke seluruh kampung memerlukan support yang hangat dari pemerintah daerah (Pemda), pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan PLN.
“Dalam hal pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk penerangan di perkampungan, merupakan komitmen Pemda untuk memastikannya. Oleh karena itu, Pemkab Berau berupaya membangun koordinasi dengan pemerintah pusat juga PLN agar target target 2027 semua kampung teraliri listrik dapat terwujud,” kata Sekda, Said, melalui seluler, Senin (14/9/2026).
Masih Said, zaman sekarang listrik sudah menjadi kebutuhan primer dalam menggerakkan setiap aktivitas manusia sehari-hari terutama perekonomian. Tanpa listrik banyak yang akan terhambat karena listrik saat ini bukan hanya sebatas penerangan tapi juga memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas taraf kesejahteraan hidupnya.
“Dengan listrik anak-anak kita bisa belajar dengan terang di malam hari. Begitu juga masyarakat yang memiliki usaha rumahan, terutama yang di perkampungan akan sangat terbantu dengan telah teraliri Listrik apalagi kalua sudah sampai 24 jam. Melalui fasilitas yang ada diharapkan berbagai sektor ekonomi kreatif akan mampu tumbuh dan bergerak lebih maksimal lagi,” tutur Beliau.
Karena itu tambahnya, dalam rapat verifikasi pemenuhan listrik desa se-Kaltim yang digelar di Kementerian ESDM, dimana dirinya hadir mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, guna berjuang agar kampung kampung daerah Berau segera elektrifikasi. Dalam rapat itu hadir juga Gubernur Kalimantan Timur, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Kepala Dinas ESDM Provinsi Kaltim, Beberapa Bupati dan Wali Kota se Kaltim, Direktur PLN Wilayah Kalimantan, Direktur Konservasi KSDA Provinsi Kaltim serta beberapa Direktur di lingkup Kementerian ESDM. (NH)
