Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Optimalisasi Aset, Perumdam Batiwakkal Manfaatkan Lahan Tidur Menjadi Sumber Pendapatan

Optimalisasi Aset, Perumdam Batiwakkal Manfaatkan Lahan Tidur Menjadi Sumber Pendapatan

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Upaya Perusahaan umum daerah air minum (Perumdam) Batiwakkal, Berau memperkuat kondisi keuangan perusahaan tidak lagi hanya bertumpu pada penjualan air bersih.

Di tengah tantangan bisnis utama yang masih dibayangi tarif di bawah harga pokok produksi (HPP), perusahaan mulai mengembangkan sumber pendapatan baru melalui pemanfaatan aset yang selama ini belum produktif. Hal tersebut disampaikan Direktur Perumdam Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, saat ditemui di kantor beliau jalan Raja Alam, Tanjung Redeb, Senin lalu (13/7/2026).

“Salah satu strategi yang mulai memberikan hasil positif adalah pengelolaan kawasan kantor PDAM melalui sistem kerja sama penyewaan kepada Koperasi Dharma Wanita yakni telah beroperasinya Café Senyaman Rasa (SR),” kata Saipul.

Masih menurut beliau, keberadaan unit usaha tersebut menjadi tambahan pemasukan bagi perusahaan tanpa harus membebani Perumdam Batiwakkal dengan biaya operasional harian. Seluruh aktivitas pengelolaan diserahkan kepada koperasi, sementara perusahaan memperoleh pendapatan dalam bentuk sewa sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.

Saipul menjelaskan, skema tersebut dipilih agar aset perusahaan dapat menghasilkan nilai ekonomi secara berkelanjutan tanpa mengganggu fokus utama Perumdam dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Wabup Dampingi Utusan Presiden Seychelles untuk ASEAN Tinjau Air Panas Pemapak

“Kami melihat aset yang sebelumnya belum memberikan manfaat ekonomi bisa dioptimalkan. Sekarang kawasan itu sudah menghasilkan pendapatan bagi perusahaan melalui mekanisme sewa yang dikelola Koperasi Dharma Wanita,” tambah Saipul.

Lanjutnya, untuk besaran nilai sewa tidak bersifat tetap untuk jangka panjang. Perusahaan akan melakukan evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan usaha yang dijalankan pengelola. Apabila omzet usaha mengalami peningkatan, nilai kerja sama juga akan disesuaikan agar manfaat yang diterima perusahaan semakin optimal.

“Pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan aset yang lebih produktif. Sebelum dimanfaatkan, kawasan tersebut hanyalah lahan yang tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan Perusahaan,” imbuhnya lagi.

Kebetulan, langkah optimalisasi aset bukan sekadar kebijakan bisnis, melainkan juga merupakan amanat yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 2 Tahun 2020 tentang Badan Usaha Milik Daerah Perumdam Air Minum Batiwakkal. Dimana regulasi tersebut memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengembangkan aset yang dimiliki sebagai salah satu penunjang keberlangsungan operasional.

“Oleh sebab itu, di tengah tekanan terhadap pendapatan dari sektor utama, keberhasilan memanfaatkan aset nonproduktif dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan keuangan perusahaan. Pendapatan tambahan tersebut melengkapi pemasukan lain di luar penjualan air, sehingga struktur keuangan Perumdam menjadi lebih sehat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” papar Saipul.

Berau Bidik Status Geopark Nasional Tahun Ini, Target UNESCO Dua Tahun Mendatang

Meski demikian, beliau belum bersedia mengungkapkan besaran kontribusi pendapatan dari unit usaha tersebut terhadap kinerja perusahaan sepanjang 2025. Ia menilai informasi tersebut harus lebih dahulu disampaikan dalam forum resmi bersama Kuasa Pemilik Modal (KPM) sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

“Kami menghormati mekanisme yang berlaku. Nanti setelah pembahasan bersama KPM selesai, seluruh capaian keuangan perusahaan akan disampaikan secara resmi,” tuturnya.

Ia berharap strategi diversifikasi pendapatan melalui optimalisasi aset dapat terus dikembangkan pada masa mendatang. Menurutnya, semakin banyak aset perusahaan yang mampu menghasilkan nilai ekonomi, semakin kuat pula fondasi keuangan Perumdam untuk menjaga kualitas pelayanan air bersih sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pendapatan semata. (NH/BIN)

 

Bupati Berau Minta Pelaku Penangkapan Hiu di Perairan Derawan Diproses Hukum