TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Upaya melestarikan kuliner khas daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau dengan memperkenalkan makanan tradisional kepada masyarakat.
Hal ini diwujudkan melalui Lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul yang dijadikan agenda tahunan setiap memperingati Dirgahayu Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Festival Jajanan Tradisional Nusantara.
Berbedanya tahun ini melalui gelaran lomba itu, ternyata Bumi Batiwakkal memiliki minuman khas yakni Batiwakkal Punch. Dimana minuman itu diperkenalkan melalui sesi tester di kegiatan lomba tersebut.
Menurut Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan kuliner tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah yang perlu terus dilestarikan. Namun, menurutnya, upaya tersebut juga dapat diarahkan pada pengembangan ekonomi masyarakat.
“Ini bagian dari upaya kita untuk melestarikan kuliner khas Berau. Jangan sampai hanya muncul ketika ada kegiatan atau festival, tetapi bagaimana kuliner ini juga bisa dikembangkan menjadi usaha,” ujar beliau.
Mendongkrak pemasaran untuk kuliner khas daerah, beliau juga mengharapkan sektor perhotelan dapat mengambil peran dalam memperkenalkan kuliner khas Berau. Hotel-hotel di daerah dinilai dapat menghadirkan makanan tradisional sebagai salah satu pilihan menu sarapan bagi tamu.
“Hotel-hotel bisa menyiapkan sarapan pagi dengan makanan tradisional kita. Dengan begitu, wisatawan atau tamu yang datang ke Berau juga bisa mengenal makanan khas daerah,” kata Gamalis.
Lanjut beliau lagi, melalui kegiatan serupa hendaknya tidak berhenti sebagai agenda perlombaan, tetapi dapat menjadi ruang untuk menjaga keberadaan kuliner tradisional sekaligus memperluas pemanfaatannya dalam memajukan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Kalau bisa dikembangkan, ini bukan hanya soal melestarikan makanan tradisional, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan peluang usaha dari kuliner khas daerah. Makanya OPD teknis harap pelajari celah pemasarannya, supaya makanan tradisional ini tahap awal pangsa pasarnya dalam daerah kita sendiri,” pungkas Wakil Bupati, Gamalis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, untuk pemenang lomba kegiatan itu Tingkat OPD pada lomba Ancur Paddas, juara pertama diraih DWP Dinas Perhubungan, disusul Dinas Pendidikan lalu Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Sementara kategori umum, juara pertama diraih PKK Kabupaten Berau, juara kedua Bankaltimtara dan untuk juara ketiga UPPKA Bunga Matahari.
Pada lomba Puncak Rasul kategori OPD, Kesbangpol meraih juara pertama, Sekretariat Daerah di posisi kedua dan posiis ketiga Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Sedangkan kategori umum, juara pertama diraih SMAN 12 Berau, PWRI Berau sebagai juara kedua, dan PKK Kecamatan Biduk-Biduk sebagai juara ketiga. (NH/Bintang)
