TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Program ketahanan pangan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb menarik perhatian akademisi. Dua mahasiswa semester lima Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), mengunjungi rutan untuk meneliti budidaya hidroponik sekaligus melihat penerapan pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
Menurut Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana, dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mengamati budidaya selada yang dikelola warga binaan dengan pendampingan petugas. Mereka mempelajari proses perawatan hingga pemeliharaan tanaman sebagai bagian dari penelitian mengenai penerapan pertanian di lingkungan pemasyarakatan.
“Jadi, berbagai kegiatan produktif yang kami tanamkan, agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Program hidroponik tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana melatih kedisiplinan dan membuka peluang usaha mandiri,” katanya.
Meski demikian, tantangan pembinaan tidak berhenti pada penguasaan teknik budidaya. Keterampilan yang diperoleh perlu terus dikembangkan agar dapat diterapkan secara berkelanjutan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana. Karena itu, program kemandirian diharapkan mampu memberikan bekal nyata untuk menghadapi kehidupan di luar rutan.
Salah satu mahasiswa mengaku mendapatkan wawasan baru setelah melihat langsung aktivitas produktif warga binaan. Kunjungan ini sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan praktik pembinaan, sehingga program hidroponik dapat terus dikembangkan untuk mendukung kemandirian warga binaan. (NH/Bintang)
