Politik
Beranda / Politik / Kursi DPRD Berau Kosong Pasca-Ketua Wafat, Hanura Segera Proses PAW

Kursi DPRD Berau Kosong Pasca-Ketua Wafat, Hanura Segera Proses PAW

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Pasca-terpilihnya ketua baru, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Berau langsung dihadapkan pada agenda krusial organisasi. Salah satu langkah taktis yang akan segera diambil adalah pembahasan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Berau yang lowong setelah wafatnya mendiang Suriansyah.

Ketua DPC Partai Hanura Berau terpilih, Agus Wahyudi, menegaskan bahwa pengisian kursi legislatif tersebut menjadi salah satu prioritas kerjanya. Kendati demikian, partai pimpinan Oesman Sapta Odang ini masih harus menuntaskan satu tahapan krusial sebelum mengetok palu nama pengganti.

“Terakhir, sesuai arahan Bapak Ketua Umum, kita menunggu terlebih dahulu hasil dari Muscablub ini. Setelah (Muscablub) itu, baru kami akan membahas terkait PAW,” ujar Agus Wahyudi saat diwawancarai usai Muscablub Hanura di Hotel Bumi Segah, Minggu (19/7/2026).

Pria yang akrab disapa AW ini memastikan bahwa mesin partai akan bergerak cepat untuk memproses kekosongan kursi di parlemen tersebut. Menurutnya, keberadaan perwakilan Hanura di parlemen daerah tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama agar aspirasi konstituen tetap bisa diperjuangkan.

“Tentu akan segera kami bahas. Karena bagi kami, keberadaan kader di DPRD sangat penting agar dapat terus memberikan kontribusi berupa pemikiran, masukan, dan dukungan terhadap pembangunan daerah,” imbuhnya.

Agus Wahyudi Terpilih Aklamasi Pimpin DPC Hanura Berau Dalam Muscablub 2026

Ketika disinggung mengenai siapa sosok yang akan menggantikan almarhum Suriansyah, AW menjelaskan bahwa partai memiliki regulasi yang ketat. Walau secara aturan umum PAW merujuk pada peraih suara terbanyak berikutnya, Hanura Berau tetap akan menyaring kandidat melalui mekanisme internal.

“Nanti kita lihat mekanismenya. Biasanya pengganti berasal dari calon dengan perolehan suara terbanyak berikutnya. Namun perlu diingat, di partai juga ada mekanisme pembinaan terhadap kader. Jadi mekanisme internal partai juga akan kami ikuti,” jelas AW.

Ia menambahkan, DPC Hanura Berau tidak akan asal tunjuk. Seluruh kader yang masuk dalam radar bursa PAW akan dinilai secara objektif, baik dari rekam jejak kinerja maupun loyalitasnya terhadap partai. Pembahasan ini nantinya akan digodok secara mendalam melalui forum khusus internal.

Mengenai tenggat waktu eksekusi, AW mengakui belum menetapkan tanggal pasti atau target bulan tertentu. Namun, ia memastikan proses birokrasi partai akan dipacu secepat mungkin agar tidak merugikan kepentingan daerah dan partai.

“Target bulan tertentu belum ada. Tetapi yang jelas, kami ingin prosesnya secepat mungkin. Karena kalau kursi itu terlalu lama kosong tentu merugikan. Kader kita juga harus segera bisa menjalankan tugasnya. Insyaallah, secepatnya akan kami proses,” pungkasnya. (ZAS/*)

DPC Hanura Berau Bakal Tetapkan Petinggi Partai Melalui Muscablub