Business Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Pendapatan Layanan Air Belum Maksimal, Perumda Batiwakkal Kembangkan Usaha Nonair

Pendapatan Layanan Air Belum Maksimal, Perumda Batiwakkal Kembangkan Usaha Nonair

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus mencari sumber pendapatan di luar penjualan air guna menjaga kondisi keuangan perusahaan. Langkah tersebut dilakukan karena pendapatan dari layanan air dinilai belum mampu menjadi penopang utama operasional perusahaan.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, saat ditemui baru-baru ini dikantor beliau Jl Raja Alam, Tanjung Redeb mengatakan, hingga tahun 2025 perusahaan masih mengandalkan pendapatan nonair, terutama dari biaya sambungan rumah (SR).

“Selain itu, optimalisasi aset juga dilakukan melalui operasional Café Senyaman Rasa yang dikelola Koperasi Dharma Wanita Perumda Batiwakkal, yanhg telah beberapa tahun turut support pemasukan Perusahaan,” kata Saipul.

Lanjutnya, untuk meningkatkan pemasukan, perusahaan juga melengkapi Café Senyaman rasa dengan gedung pertemuan berkapasitas kecil. Fasilitas itu disiapkan agar aset milik perusahaan dapat dimanfaatkan lebih produktif sekaligus membuka tambahan pendapatan di luar sektor air minum.

Menurut Saipul, strategi tersebut menjadi pilihan karena pendapatan dari penjualan air belum dapat menopang keuangan perusahaan. Selama tarif air belum mengalami penyesuaian, peningkatan pendapatan dari sektor utama masih terbatas meskipun penagihan kepada pelanggan terus dioptimalkan.

Perumda Air Minum Batiwakkal Siapkan Transformasi Demi Perkuat Pelayanan dan Keuangan

“Kami berupaya memaksimalkan seluruh potensi aset yang dimiliki agar perusahaan memiliki sumber pendapatan tambahan dan kondisi keuangan tetap terjaga. Di sisi lain Perumda Air Minum juga tetap bisa berikan dividen ke Pemerintah daerah,” papar Saipul Rahman. (NH/BIN)