Business Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Perumda Air Minum Batiwakkal Tetap Setor Dividen Meski Biaya Operasional Terus Membengkak

Perumda Air Minum Batiwakkal Tetap Setor Dividen Meski Biaya Operasional Terus Membengkak

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Di tengah tekanan biaya operasional yang terus meningkat dan kondisi keuangan yang belum mencapai Full Cost Recovery (FCR), Perumda Air Minum Batiwakkal Berau tetap menyetorkan dividen Tahun Buku 2025 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sebesar Rp429.364.100,-.

Penyerahan dividen tersebut dilakukan baru-baru ini sebagai bentuk kontribusi perusahaan daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Capaian tersebut dinilai tidak mudah karena perusahaan masih menghadapi ketimpangan antara pendapatan dan biaya produksi.

Mengapa hal itu terjadi, menurut Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, akibat tarif air yang masih mengacu pada kebijakan tahun 2011, sehingga belum mampu mengimbangi kenaikan biaya listrik, bahan kimia, pemeliharaan instalasi, hingga kebutuhan operasional lainnya saat ini. Di sisi lain, perusahaan tetap dituntut menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Jadi, meskipun menghadapi tantangan tersebut, Perumda Air Minum Batiwakkal tetap menjaga efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengoptimalkan pengelolaan keuangan sehingga mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah tanpa mengurangi komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan,” ungkap beliau.

Tambah Saipul, perusahaan sangat berharap kontribusi telah diberikan menjadi bukti bahwa Perumda Air Minum Batiwakkal masih mampu menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni menjaga keberlanjutan pelayanan air minum bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi terhadap PAD.

Perumda Air Minum Batiwakkal Siapkan Transformasi Demi Perkuat Pelayanan dan Keuangan

“Besar harapan kami, dividen yang diserahkan dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Bumi Batiwakkal,” pungkas Saipul Rahman. (NH/BIN)