Ekonomi Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Perumda Batiwakkal Matangkan Manajemen Risiko, Siapkan Langkah Pencegahan Gangguan Pelayanan

Perumda Batiwakkal Matangkan Manajemen Risiko, Siapkan Langkah Pencegahan Gangguan Pelayanan

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau terus membenahi sistem pengelolaan internal guna memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Perumda Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, mengatakan pembenahan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan setiap unit kerja dalam mengenali dan mengendalikan berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

Menurut saipul, tantangan yang dihadapi perusahaan daerah mematangkan hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan air bersih, tetapi juga bagaimana membangun sistem kerja yang mampu mengantisipasi persoalan sebelum berdampak terhadap pelayanan pelanggan.

“Karena itu, evaluasi kami terhadap pengelolaan risiko menjadi salah satu agenda prioritas perusahaan. Kebetulan hal itu merupakan tindak lanjut atas pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Timur, Perumda Batiwakkal akan melaksanakan penilaian mandiri atau self-assessment terhadap penerapan manajemen risiko secara menyeluruh pada akhir tahun. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan di seluruh bidang kerja,” ungkap beliau.

Tambah Saipul, perusahaan menargetkan setiap unit mampu menerapkan prinsip manajemen risiko secara konsisten, sekaligus menyusun Rencana Tindak Pengendalian (RTP) terhadap risiko yang masuk kategori tinggi agar potensi gangguan operasional dapat ditekan sejak dini.

Demi Distribusi Air Tetap Stabil, Instalasi Dipaksa Bekerja Melebihi Kemampuannya

“Kami ingin hasil evaluasi ini benar-benar menjadi dasar pembenahan, bukan sekadar dokumen administrasi. Dari penilaian tersebut kami bisa mengetahui sejauh mana kesiapan setiap unit dalam mengelola risiko, kemudian menentukan langkah perbaikan yang harus segera dilakukan,” ujar Saipul lagi.

Ia juga menambahkan, pendampingan yang diberikan BPKP Kaltim menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan daerah.

“Harapan kami, melalui penguatan sistem pengendalian dan budaya manajemen risiko, Perumda Batiwakkal mampu mewujudkan tata kelola yang lebih baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan,” pungkas Saipul Rahman. (NH/BIN)

 

Penyesuaian Tarif Air Akan Diberlakukan, September Untuk Golongan Niaga dan Industri