Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Target 25 Ribu SR Terancam Molor, PDAM Berau Soroti Keterbatasan Infrastruktur Jaringan

Target 25 Ribu SR Terancam Molor, PDAM Berau Soroti Keterbatasan Infrastruktur Jaringan

TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Upaya Perumda Air Minum Batiwakkal dalam memperluas layanan air bersih kepada masyarakat masih menghadapi sejumlah hambatan mendasar. Target 25 ribu sambungan rumah (SR) yang sebelumnya diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2026 kini menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan pembangunan jaringan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan layanan.

Persoalan tersebut diungkapkan Direktur Perumda Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, saat ditemui di Kantornya jalan Raja Alam, Tanjung Redeb baru baru ini. “Pencapaian target pelanggan tidak bisa hanya diukur dari kemampuan perusahaan mencari pelanggan baru, tetapi juga harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pendukung yang menjadi syarat utama perluasan layanan,” ungkapnya.

Saipul juga menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi wilayah pengembangan SR. Namun, keterbatasan jaringan pipa distribusi menyebabkan pelayanan belum dapat diperluas secara maksimal. Ia menilai, persoalan utama yang dihadapi bukan rendahnya kebutuhan masyarakat terhadap air bersih, melainkan belum tersedianya infrastruktur yang memadai untuk mengalirkan layanan ke wilayah-wilayah tersebut.

“Akibatnya, target penambahan pelanggan baru berjalan lebih lambat dibandingkan yang direncanakan. Keinginan untuk memperluas layanan tentu ada, tetapi jaringan distribusi harus tersedia terlebih dahulu. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, penambahan sambungan rumah tidak bisa dilakukan secara optimal,” ujarnya lagi.

Menurut Saipul, pembangunan jaringan distribusi membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sementara kemampuan keuangan perusahaan daerah memiliki keterbatasan untuk membiayai seluruh kebutuhan pengembangan jaringan secara mandiri.

Atasi Timbunan Sampah, DLHK Diminta Siapkan Titik Arm Roll Baru

“Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam mewujudkan target cakupan pelayanan air bersih yang lebih luas. Di satu sisi, masyarakat menginginkan akses air perpipaan yang semakin merata, namun di sisi lain perusahaan harus berhadapan dengan kebutuhan investasi infrastruktur yang cukup besar. (Bin)