TANJUNG REDEB, Swaraberau.com — Kebakaran hebat melanda kawasan belakang Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Jalan H.A.R.M. Ayoeb, Kecamatan Teluk Bayur, pada Rabu (4/11/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA tersebut meratakan puluhan tempat usaha pedagang serta pemukiman warga di sekitarnya.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengonfirmasi insiden tersebut dan menjelaskan kronologi awal munculnya kobaran api berdasarkan keterangan para saksi di tempat kejadian perkara (TKP).
“Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi di lokasi, api mendadak muncul dari salah satu warung makan di bagian belakang pasar tepat setelah terjadi pemadaman aliran listrik,” ujar AKP Suradi.
Ia menambahkan bahwa material bangunan yang didominasi kayu menjadi penyebab utama api cepat menyebar dan sulit dikendalikan oleh warga sekitar yang sempat berupaya memadamkannya secara manual.
“Bangunan warung sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar. Hal tersebut membuat si jago merah dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya, hingga menjalar ke dua unit rumah empat pintu milik warga yang posisinya berdekatan di seberang pasar,” kata AKP Suradi.
Mendapat informasi kejadian tersebut, tim gabungan penanggulangan bencana langsung menerjunkan armada ke lokasi kejadian untuk menaklukkan kobaran api.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Sebanyak delapan unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau serta satu unit water cannon milik Sat Brimob Kompi III Batalyon C dikerahkan ke TKP pada pukul 19.10 WITA,” jelas AKP Suradi.
Berkat respons cepat dan kerja sama padu antara petugas gabungan dengan warga setempat, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya satu jam kemudian.
“Berkat kerja keras tim gabungan di lapangan dan bantuan masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 20.00 WITA,” tuturnya.
Terkait tingkat kerusakan dan dampak korban dari musibah kebakaran ini, pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban meninggal maupun luka-luka.
“Alhamdulillah, untuk korban jiwa dipastikan nihil. Namun, dampak kerusakan material mencakup 29 unit warung makan di area belakang pasar serta dua unit rumah warga yang terdiri dari empat pintu. Untuk total nilai kerugian material saat ini masih belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap inventarisasi,” ungkap AKP Suradi.
Saat ini, kepolisian telah mengamankan lokasi kebakaran dan menerjunkan tim khusus untuk melakukan pendataan lebih detail serta mengusut penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Saat ini area TKP sudah dipasang garis polisi. Personel Piket Siaga Sat Intelkam Polres Berau dan Unit Intelkam Polsek Teluk Bayur sedang melakukan pendataan terhadap seluruh pemilik warung yang terdampak serta berkoordinasi dengan pengelola Pasar SAD. Sementara itu, proses penyelidikan resmi tengah ditangani guna memastikan penyebab utama kebakaran,” pungkas AKP Suradi. (*/Humas Polres Berau)
