TANJUNG REDEB, Swaraberau.com – Wilayah perkotaan disekitar ibukota Tanjung Redeb saat ini sudah nampak cerah oleh program Penerangan Jalan Umum (PJU), namun program tersebut akan semakin bermanfaat dan merata jika diarahkan juga ke wilayah perkampungan.

Diperkampungan PJU bukan hanya untuk menambah estetik kampung, namun yang lebih urgen adalah untuk mencegah kenakalan remaja dan menjaga keamanan, ketertiban di Masyarakat. Untuk wilayah jauh, mereka tidak minta disepanjang jalan kampung, namun hanya beberapa titik krusial guna menjaga keamanan dan ketertiban kampung.
Hal ini selalu muncul disetiap penyampaian aspirasi warga baik melalui Musrenbang maupun reses DPRD. Karena itu menurut anggota Komisi III lembaga legeslatif Bumi Batiwakkal, Rahman, mengapa saat ini PJU sudah masuk dalam permintaan mendesak pemerintah kampung.
“Mereka itu tidak minta banyak seperti di wilayah ibukota, seperti saat saya bertemu dengan warga di Gunung Tabur, 2 titik aja diminta untuk penerangan wilayah agar mudah dikontrol warga karena lokasi itu sering dijadikan lokasi nongkrong sampai larut malam oleh anak anak muda, dan juga untuk mengurangi tindak kriminal lainya,“ terangnya.
Rahman juga menjelaskan, menurut penuturan warga, usulan tersebut telah diajukan sebelumnya namun tidak terakomodasi dalam anggaran tahun 2025 lalu. Padahal, warga menilai penerangan jalan sangat penting untuk mencegah potensi kenakalan remaja dan menjaga ketertiban lingkungan pada malam hari.
“Lingkungan yang gelap dan minim pengawasan berpotensi menjadi ruang terjadinya perilaku menyimpang, terutama di kalangan remaja. PJU manfaatnya besar untuk menjaga lingkungan kita dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Wakil Rakyat asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. (Advetorial/NH)
